DC Creative

A bit creativy is needed to surive

What’s New In Ms. PowerPoint

Hello guys! Kali ini saya akan menjelaskan sedikit tentang Ms. PowerPoint. Ms. PowerPoint adalah suatu aplikasi pengolah presentasi. Kita bisa mengunakan aplikasi ini untuk membuat presengasi yang bagus dan interaktif. Tips untuk membuat presentasi: gunakan satu jenis transisi saja karena bila kebanyakan jenis transisi akan membuat orang yang melihat tdak fokus pada materi presentasi; lalu gunakan background yang sejenis agar yang melihat juga tetap fokus pada materi presentasi. Ms. PowerPoint bertujuan untuk menampilkan presentasi. Kita dapat mendesain sebagus mungkin, namu tetap memperhatikan hal-hal yang dapat membuat orang yang melihat presentasi tidak terganggu fokusnya.

Sekian untuk sharing kali ini. Bye! :)

What’s New in Ms. Excel?

Yahhh akhirnya kembali lagi ngepost. Kali ini saya akan membahas tentang Ms. Excel. Sebenarnya tidak banyak yang dapat dibahas karena sebenarnya saya sudah pernah mempelajarinya dan tidak ada hal baru hahah. Intinya Ms. Excel adalah aplikasi pengolah data keluaran perusahaan Microsoft yang merupakan paketan dalam produk Microsoft Office. Jadi sekian untuk post kali ini hahah. Bye

What’s New in Ms. Word?

Hellooo… akhirnya balik lagi buat ngeblog :D kali ini saya akan menjelaskan sedikit mengenai beberapa fitur pada aplikasi pengolah kata, yaitu Ms. Word. Salah satu fitur yang baru saya “ketahui” setelah sekian abad menggunakan aplikasi ini adalah fitur mail merge. Apa itu mail merge? let’s check it out.

Mail merge atau surat masal adalah salah satu fasilitas di Ms Word untuk mempermudah user melakukan pekerjaan dengan hanya membuat satu format surat namun dengan berbagai tujuan alamat dan nama yang berbeda. Tentu hal ini akan sangat mempermudah sekali pekerjaan kita. Kita tidak perlu lagi mengetik satu persatu tujuan dan nama alamat yang dituju, cukup hanya dengan mengetik daftar nama serta alamat yang dikehendaki maka nama, alamat yang dibuat akan langsung bergabung atau merger dengan format surat tadi.

Tidak hanya format surat saja kegunaan mail merge ini, Jika kita mengetik dengan format yang sama atau blanko formulir yang sama namun dengan isian yang berbeda, maka mail merge lah solusinya. Cukup buat format blangko atau formulir yang dikehendaki dan membuat daftar isian formulir, maka sudah cukup. Hasilnya, setiap isian dari formulir tersebut akan silih berganti sesuai dengan daftar yang telah dibuat.

Untuk membuat mail merge berikut ini adalah langkah-langkahnya :

  1. Buat dokumen terlebih dahulu (bisa berupa surat, blangko formulir, atau dokumen yang lain)
  2. Klik ribbon Mailings kemudian klik Start Mail Merge, pilih Step by Step Mail Merge Wizard1
  3. Akan muncul panel Mail Merge disebelah kanan jendela Word anda.
  4. Pada Select document type pilih Letters kemudian klik Next pada bagian bawah untuk melanjutkan.2
  5. Pilih Use the current document kemudian klik Next3
  6. Pada pilihan select recipients, jika anda belum membuat daftarnya pilih saja Type a new list kemudian klik Create.4
  7. Akan muncul jendela New Address list. Untuk memudahkan pekerjaan kita nantinya sebaiknya kolom yang ada dihapus kemudian dibuat kolom isian yang baru sesuai dengan yang dibutuhkan.
  8. Klik Customize columns5
  9. Pilih filed name kemudian klik tombol delete, sampai semua nama kolom terhapus.6
  10. Untuk membuat field name baru klik Add kemudian beri nama sesuai dengan kebutuhan (seperti Nama, Alamat, dsb)7
  11. Tambahkan beberapa filed sesuai dengan kebutuhan anda.
  12. Jika dirasa sudah cukup klik OK8
  13. Muncul jendela New address list. Masukkan data-data yang dibutuhkan sampai selesai, kemudian klik OK9
  14. Untuk menghapus entry klik pada entry yang mau dihapus kemudian klik delete. Untuk menambah entry baru klik padanew entry.
  15. Simpan pada folder dimana tempat dokumen tersimpan kemudian klik Save.10
  16. muncul daftar list yang sudah siap untuk dimasukkan. Untuk memasukkan semua beri tanda centang pada kotak yang ada, atau bisa anda pilih sendiri sesuai kebutuhan daftar yang ada dengan menghilangkan tanda centang pada list tersebut.11
  17. Klik Next : Write your letter untuk melajutkan
  18. Sampai disini kita akan memasukkan daftar field yang telah kita buat tadi untuk dimasukkan pada dokumen. Arahkan kursor pada tempat filed diletakkan13
  19. Pada pilihan write your letter, pilih More item12
  20. Pada jendela yang muncul pilih nama filed sesuai dengan dokumen kemudian klik insert14
  21. Ulangi langkah diatas sampai data diisi dengan field yang sesuai. Sehingga tampilannya akan seperti dibawah ini.15
  22. kemudian klik Next untuk melihat hasil merge data. Klik tanda panah kekanan atau kekiri pada preview your letters untuk melihat hasil.1617
  23. Jika ada yang masih salah datanya bisa diubah datanya pada edit recipient list. Jika sudah cukup klik Next untuk complete the merger.
  24. Terdapat dua pada pilihan complete merger yaitu Print dan Edit individual letters. Jika anda pilih merger print, maka data merger akan langsung dicetak melalui printer. Jika dipilih Edit individual letters maka data akan ditampilkan pada beberapa halaman langsung di Ms Word. Silahkan pilih sesuai kebutuhan.18sumber : http://www.ketikankomputer.com/2011/11/cara-membuat-mail-merge-di-ms-word-2007.html

Sistem Manajemen File pada Android

Halo kembali lagi dengan postingan kali ini. Kali ini saya akan membahas tentang sistem manajemen file, kompresi file, dan utilitas pada sistem operasi Android. So, check it out!

 

Filesystem

unnamed

Android bersandar pada kernel Linux, jadi struktur file yang digunakan juga sama persis dengan apa yang ada pada linux.. Seperti halnya linux, root directory berada pada “/”, semua filesystem/partisi di mount pada sebuah direktori. Berikut adalah beberapa filesystem yang umumnya ada di dalam Android:

  • Root
  • System
  • Data
  • Boot
  • SDCard
  • SD-Ext
  • Dev, Tmp, Proc

—————————————————————————————————————————————————————–

Root

Mount Point: /

Device: Linux Kernel, RAM

Layaknya linux, semua filesystem akan berada di dalam Root. Tidak seperti Windows yang memilah-milahnya ke dalam drive. Dalam linux semua device dapat diakses melalui filesystem dan menggunakan sistem stream, baik itu penyimpanan, display, ataupun input dan output device.

—————————————————————————————————————————————————————–

System

Mount Point: /system

Device: Internal Memory

Partisi ini berisi file-file system, dimana file-file sistem operasi Android dan aplikasi-aplikasi bawaannya disimpan. Partisi system ini selalu disimpan dalam Internal Storage (storage pada ponsel), dan tidak dapat diubah isinya kecuali telah dilakukan rooting. Berikut adalah beberapa file-file yang berada pada partisi ini:

  • /system/app – Dalam direktori ini terdapat file-file .apk untuk aplikasi system, seperti Phone Dialer, Launcher, IME/Keyboard, Mail, SMS, Settings, dsb.
  • /system/frameworks – Dalam direktori ini terdapat file-file frameworks dengan ekstensi .jar yang menyimpan fungsi-fungsi java yang diakses oleh aplikasi android, baik itu aplikasi system atau aplikasi yang diinstall oleh user.
  • /system/libs – Direktori ini berisi library-library dan library kernel yang ditulis dengan menggunakan bahasa C (Native), dan memiliki ekstensi .so. Android juga mendukung pembangunan aplikasi dengan menggunakan bahasa C (Native) dengan menggunakan Android NDK (Native Development Kit), dan mendukung library-library C seperti layaknya linux. hanya saja dukungannya lebih minimalis, dimana libc yang digunakan adalah libc bionic yang telah dimodifikasi agar lebih minimalis. Tapi sebenarnya kita masih bisa memanfaatkan Glibc untuk berjalan pada Linux ini, hanya harus dilakukan compile sendiri.
  • /system/bin, /system/xbin – Merupakan direktori yang berisi file-file executable berbasis linux, bila .dex akan berjalan pada dalvik-cache, file-file di dalam direktori ini akan berjalan langsung di atas kernel linux. Linux pada Android mendukung perintah-perintah dasar yang biasa digunakan pada shell di linux, seperti ls, mv, cp, cat, df, dsb. Perbedaanya, bila di linux semua perintah tersebut merupakan satu executable tersendiri, sedangkan pada linux semua perintah tersebut dikerjakan oleh satu executable yang bernama busybox.
  • /system/etc – Direktori ini berisi file-file konfigurasi system dan konfigurasi driver, mulai dari setting gps, wifi networking, database apn, sampai pengaturan volume untuk audio.
  • /system/customize, /system/fonts, /system/media, /system/usr – Semua direktori ini berisi file-file untuk kustomisasi sistem, seperti gambar animasi boot, huruf untuk tampilan, wallpaper, ringtone dan audio bawaan, juga beberapa layout keyboard dan lokalisasi bahasa.

—————————————————————————————————————————————————————–

Data

Mount Point: /data

Device: Internal Memory

Berbeda dengan system. Partisi data ini merupakan partisi untuk menyimpan data-data yang selalu berubah-ubah. Semua aplikasi yang diinstal oleh user akan disimpan pada partisi ini. Ketika pengguna melakukan wipe data (reset to factory), partisi ini akan dihapus habis (di format), sehingga data-data aplikasi yang diinstall, kontak, data sms, dan sebagainya akan hilang. Tapi sistem masih tetap bisa berjalan dikarenakan wipe data tidak akan menghapus partisi system.

Berikut adalah beberapa direktori yang berada pada partisi data ini:

  • /data/app - Berisi file-file .apk dari aplikasi-aplikasi yang diinstall, baik itu dari market atau dari aplikasi yang diinstall secara manual.
  • /data/data – Berisi file-file data aplikasi, baik itu aplikasi system ataupun yang diinstall oleh user. Isi direktori ini memuat berbagai macam data yang disimpan oleh aplikasi, seperti save game, database (sqlite), juga file-file assets dan resource dari aplikasi tersebut. Direktori inilah yang biasanya membesar dan bila Kita menginstall banyak aplikasi, maka Low Disk Space biasanya muncul dikarenakan isi direktori ini sudah terlalu besar.
  • /data/dalvik-cache – Merupakan tempat penyimpanan file-file .dex untuk dijalankan secara langsung oleh dalvik virtual machine.

—————————————————————————————————————————————————————–

Boot

Mount Point: /boot

Device: Internal Memory

Partisi ini memuat Kernel Linux dan merupakan partisi awal yang akan menerima sinyal booting dari device. Kernel inilah yang secara langsung mengakses hardware pada device kita.

—————————————————————————————————————————————————————–

SDCard

Mount Point: /sdcard, /mnt/sdcard

Device: MMC / External Storage

Layout: FAT32

Berbeda dengan partisi-partisi lainnya. Partisi ini adalah area bebas, dimana kita dapat melakukan perubahan sesuai dengan keiinginan. Kita dapat menyimpan lagu, foto, dan video di dalamnya, kita juga dapat menggunakannya untuk penyimpanan backup data, dan dapat juga digunakan sebagai USB drive.

—————————————————————————————————————————————————————–

SD-EXT

Mount Point: /sd-ext

Device: MMC / External Storage

Layout: EXT2, EXT3, EXT4

Merupakan modifikasi yang bisanya dilakukan pada Custom ROM, dimana bila Internal Memory tidak mencukupi untuk memuat data-data penting sistem, maka dilakukanlah pem-partisi-an pada memory card kita. Dimana memory card kita akan dibagi menjadi 2 partisi, partisi pertama berformat FAT32 yang akan dijadikan sebagai /sdcard, dan partisi kedua berformat EXT(x).

Inilah hebatnya Linux dan Android, dimana device yang memiliki umur yang tua yang tidak dapat lagi memuat sistem Android yang semakin hari semakin berukuran besar dan tidak dapat dimuat di dalam Internal Memory yang memiliki keterbatasan ukuran, dapat tetap mengikuti perkembangan zaman .

SD-EXT ini memanfaatkan fasilitas Symlink yang didukung oleh Linux, dimana kita dapat melakukan symbolic link ( memetakan ) suatu file atau direktori dari satu partisi menuju partisi lainnya. Contohnya, kita memiliki direktori /sd-ext/app_s pada SD-EXT, dan lazimnya semua aplikasi sistem disimpan dalam/system/app, maka kita dapat melakukan symlink dari /sd-ext/app_s menuju /system/app, sehingga ketika sistem mengakses file/direktori dari /system/app sistem akan membaca file/direktori itu dari /sd-ext/app_s.Cerdik kan?. Beberapa pengembangan SD-EXT ini telah dilakukan oleh beberapa developer dan custom-ROM chef, seperti app2sddata2sd, dan Modifikasi yang saya buat sendiri AD2SDX ( Lihat di XDA-Developers  ). Dimana mod-mod tersebut memiliki fungsinya masing-masing yang sebenarnya memiliki tujuan yang sama, yaitu memanipulasi filesystem yang terbatas agar dapat memanfaatkan penyimpanan data system di dalam External Memory.

—————————————————————————————————————————————————————–

Dev, Tmp, Proc

Mount Point: /dev, /tmp, /proc

Device: Linux Kernel, RAM

Direktori-direktori tersebut bukanlah merupakan Storage, tapi merupakan virtual. dimana /dev merupakan direktori yang memuat semua stream hardware, /tmp merupakan penyimpanan temporary pada ram, dan/proc merupakan direktori untuk menyimpan informasi proses yang berjalan.

Seperti halnya linux pada PC, semua akses aplikasi menuju hardware dapat dilakukan dengan mengakses stream pada /dev, seperti halnya kita mengakses file biasa. Kita dapat mengakses framebuffer display secara langsung pada file /dev/graphics/fb0, atau mengakses input device secara langsung pada /dev/input. Sistem Android mengakses hardware melalui /dev ini, dimana /dev ini lah yang diatur oleh Kernel Linux.

Kita juga dapat mengetahui ID suatu proses dan proses apa saja yang sedang berjalan pada direktori /proc. dan dapat juga menyimpan file temporary pada direktori /tmp untuk dilakukan proses selanjutnya.

Hanya saja direktori-direktori ini hanya dapat diakses bila Anda memiliki permission root.

—————————————————————————————————————————————————————–

Fasilitas Perangkat Lunak  Utilitas

Perangkat lunak utilitas berguna untuk memaksimal fungsi dari Android. Contohnya seperti: pemantau baterai, antivirus, cleaner, dan lain sebagainya yang bisa di download di Google Play. Contoh dari sistem utilitas tersebut yaitu defragment, command prompt, anti virus dan lain sebagainya. Cara kerjanya sama dengan sistem utilitas yang ada pada OS Windows. Untuk menggunakankannya kita harus memasang aplikasi tersebut terlebih dahulu di dalam smartphone kita, lalu membuka aplikasi tersebut dan mengikuti semua petunjuknya. Misalnya untuk aplikasi Defragment, setelah membuka aplikasinya kita akan disuguhkan dengan tampilan Lanscape layar scara otomatis. Pada tampilan tersebut terlihat ada dua pilihan, yaitu Phone memori dan SD Card (jika SD Card kita terpasang di Android). Untuk memulai defrag tinggal pilih lokasi mana yang akan kita defrag. Lalu tunggu sampai selesai.

 

Fasilitas Kompresi File

Kompresi data merupkan sebuah cara mudah memadatkan data yang hanya memerlukan ruang penyimpanan lebih kecil sehingga akan lebih efisien. Kompresi data seperti ini berguna untuk mengurangi ukuran data tanpa merusak data tersebut. Namun,

pada android tidak adafitur untuk mengkompresi file, ini akan menjadi kendala bagi kita saat ingin memperkecil file yang kita punya. Beberapa aplikasi file manajer punya fitur untuk mengkompres atau mengekstrak file zip. Tapi bagaimana jika file nya tidak berupa file zip tentu kita bakal kesulitan mengkompresnya. Banyak aplikasi kompresi file gratis yang bisa didownload di Google Play Store sesuai dengan selera kita untuk membantu dalam kompresi file di Android.

 

Sumber : http://amarullz.blog.unikom.ac.id/mengenal-android.34d

Hardware Customization and Computer Specification

Hello…kembali lagi dengan posting kali ini tentang kostumisasi perangkat keras atau hardware dan spesifikasi laptop. Kali ini pakai bahasa Indonesia aja ya biar gampang (no english) hahaa. Nah, tanpa basa-basi ayo langsung kita lihat cara untuk kostumisasi mouse di laptop (khususnya sistem operasi Windows 8) dan juga spesifikasi laptop saya hehe

Berikut adalah cara mengkostumisasi perangkat keras (mouse) pada komputer kita :

1. Cari option Control Panel > Hardware and Sound > Devices and Printers > USB Optical Mouse

Untitled1

1

2. Lalu akan muncul segala pengaturan untuk mouse

Capture

3. Kita dapat memilih tema untuk pointer pada tab menu Pointers, mulai dari yang disediakan oleh Windows atau dari harddisk kita sendiri.

 Capture2

4. Lalu pada tab menu Pointer Options. Pada tab ini, kita dapat mengatur kecepatan gerak, bayangan, dan cara untuk melihat posisi dari pointer

Capture3

5. Pada tab menu Hardware terdapat Devices dan Devices Properties, yaitu jenis dan spesifikasi mouse yang kita sedang gunakan

Capture6

Selesai dengan megotak-atik mouse, sekarang saya akan memberikan sedikit info tentang spesifikasi hardware laptop saya :

ASUS A46C – WX094D

Processor Intel® Core™ i5-3317U Processor (1.7 GHz, Cache 3MB)
Operating System Windows 8.1
Chipset Intel® HM76 Express Chipset
Memory 8 GB DDR3 PC-12800
Display 14″ WXGA LED
Graphic Card NVIDIA® GeForce® GT 635M 2GB
Storage 500 GB Serial ATA 5400 RPM
Camera Available HD Web Camera
Wireless Network Protocol IEEE 802.11b, IEEE 802.11g, IEEE 802.11n
Baterai Rechargeable Lithium-ion 4-Cell
Warranty 2 Year Asus Global Warranty

你好!

Dedi

Did the title make you interested? or did it make you think “is that alien language?!”? okay i guess you’ll pick the second one. Let me tell you that it was actually an Chinese sentence pronounce as “Nǐ hǎo” means “Hello” in English and “woii” in Indonesian.. opps! i mean “Hai” in Indonesian (don’t mind that okay? that’s kind of rude *peace*). By the way, i’m sorry for making any confusion in here bacause of that “Nǐ hǎo” stuff hahaa i just want to greet you people in “anti-mainstream” way and what i said just now was only an intro. What i wanna share today is about my first subject that i learned last week called as Computer Application or Penerapan Komputer in Indonesian. It was so much fun for first meeting in the first week. What i learned? Okay actually i learned about how to make a blog. You see? it was fun! I never make a blog before and i “have” to make one now because that was the assignment. But i’m happy because finally i have my own blog for the first time in my life (it sounds silly). Okay, that’s what i wanna share for today, but don’t worry i’ll come back again with another posts (i wish). 再见! (if you don’t know what is means, use google translate, okay?)

Hello world!

Welcome to Student.ipb.ac.id. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

© 2015 DC Creative

Theme by Anders NorenUp ↑